Kurikulum Program Magister Ilmu dan Teknologi Pangan adalah kurikulum berbasis kompetensi.  Kurikulum ini disusun berdasarkan “Buku Panduan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan” Tinggi yang dikeluarkan oleh Direktorat Akademik, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Tahun 2008.  Dalam buku panduan ini disebutkan penyusunan kurikulum dilakukan berlandaskan kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh lulusan. Kompetensi lulusan ditetapkan berdasarkan profil lulusan yang diinginkan, sedangkan profil lulusan ditetapkan berdasarkan bidang kerja, bidang keilmuan, dan bidang keahlian yang akan dapat diisi oleh lulusan.

Kompetensi lulusan Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan dirancang untuk mencapai profil lulusan sebagai berikut:

  • Sebagai tenaga akademis untuk pengembangan ilmu dan vokasi di bidang ilmu dan teknologi pangan
  • Sebagai peneliti di bidang Ilmu dan Teknologi Pangan untuk mengembangkan teknologi dan memecahkan persoalan-persoalan di bidang pangan.
  • Sebagai praktisi di pemerintahan
  • Sebagai praktisi pada industri pangan dan jasa boga.

Secara garis besar kompetensi lulusan Prodi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu: kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lainnya.  Kompetensi utama lulusan Prodi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan meliputi:

  • Mengerti sifat-sifat dan reaksi-reaksi kimia yang terjadi pada bahan pangan baik selama pengolahan maupun penyimpanan, dan mampu mengembangkan cara pengendaliannya.
  • Mengerti sifat-sifat mikroba yang berperan dalam pengolahan pangan, mikroba perusak pangan, dan mikroba patogen yang dapat ditularkan melalui pangan; serta mampu mengembangkan cara pengendaliannya.
  • Mampu menganalisis mutu pangan
  • Mampu mengembangkan sistem dan teknik pengendalian mutu dan keamanan pangan
  • Memahami teknik-teknik pengawetan pangan dan mampu merancang sistem pengawetan spesifik untuk produk pangan tertentu.
  • Memahami teknik-teknik merancang, mengelola, dan mengembangkan bisnis pangan.
  • Mampu melakukan penelitian di bidang Ilmu dan Teknologi Pangan.
  • Mampu menciptakan karya ilmiah di bidang Ilmu dan Teknologi Pangan baik dalam bentuk artikel jurnal maupun buku.
  • Mampu mengajarkan pengetahuan di bidang ilmu dan teknologi pangan transfer pengetahuan baik melalui pendidikan formal maupun nonformal.
  • Mampu mengamalkan ilmu dan teknologi pangan dalam berkarya sebagai praktisi di pemerintahan
  • Mampu memberi nilai tambah produk pangan yang sudah ada sehingga memiliki keunggulan lebih dari segi nutrisi, kualitas sensoris, keamanan, dan sifat fungsional.
  • Mampu mengembangkan produk pangan baru yang memiliki keunggulan kualitas maupun sifat fungsional
  • Memahami teknik-teknik merancang, mengelola, dan mengembangkan bisnis pangan.
  • Mampu mengamalkan ilmu dan teknologi pangan dalam berkarya sebagai praktisi di sektor industri pangan dan jasa boga.

Kompetensi pendukung lulusan Prodi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan meliputi:

  • Menguasai TIK yang memadai untuk mendukung aktifitas baik sebagai tenaga pendidik, peneliti, dan praktisi
  • Menguasai bahasa asing (Inggris) yang memadai untuk mendukung aktivitas baik sebagai pendidik, peneliti, dan praktisi
  • Produktif, serta mampu bekerja dengan efisien dan efektif
  • Memiliki sifat rajin, cermat, teliti, rapi, dan disiplin
  • Mampu bekerja sama dengan orang lain
  • Memahami keragaman dalam kehidupan bermasyarakat
  • Mampu bekerja dengan efisien dan efektif

Kompetensi lainnya lulusan Prodi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan meliputi::

  • Menguasai TIK yang memadai untuk mendukung aktifitas baik sebagai tenaga pendidik, peneliti, dan praktisi
  • Menguasai bahasa asing (Inggris) yang memadai untuk mendukung aktivitas baik sebagai pendidik, peneliti, dan praktisi
  • Produktif, serta mampu bekerja dengan efisien dan efektif
  • Memiliki sifat rajin, cermat, teliti, rapi, dan disiplin
  • Mampu bekerja sama dengan orang lain
  • Memahami keragaman dalam kehidupan bermasyarakat
  • Mampu bekerja dengan efisien dan efektif